Pengikut

Senin, 25 Oktober 2010

Reported speech - English Grammar

Statements

1) If the sentence starts in the present, there is no backshift of tenses in Reported speech.
Example: Susan: "I work in an office." Susan says that she works in an office.

2) If the sentence starts in the past, there is often backshift of tenses in Reported speech. (see: Note)
Example: Susan: "I work in an office." Susan said that she worked in an office.
Backshift of tenses
from
to
Simple Present
Simple Past
Simple Past
Past Perfect
Present Perfect
Past Perfect
will
would
Progressive forms
am/are/is
was/were
was/were
had been
has been
had been



Backshift of tenses
from
to
Peter: "I work in the garden."
Peter said that he worked in the garden.
Peter: "I worked in the garden."
Peter said that he had worked in the garden.
Peter: "I have worked in the garden."
Peter: "I had worked in the garden."
Peter: "I will work in the garden."
Peter said that he would work in the garden.
Peter: "I can work in the garden."
Peter said that he could work in the garden.
Peter: "I may work in the garden."
Peter said that he might work in the garden.
Peter: "I would work in the garden."
(could, might, should, ought to)
Peter said that he would work in the garden.
(could, might, should, ought to)
Progressive forms
Peter: "I'm working in the garden."
Peter said that he was working in the garden.
Peter: "I was working in the garden."
Peter said that he had been working in the garden.
Peter: "I have been working in the garden."
Peter: "I had been working in the garden."

If the sentence contains an expression of time, you must change it as well.
Peter: "I worked in the garden yesterday."
Peter said that he had worked in the garden the day before.
Shifting of expressions of time
this (evening)
that (evening)
today/this day
that day
these (days)
those (days)
now
then
(a week) ago
(a week) before
last weekend
the weekend before / the previous weekend
here
there
next (week)
the following (week)
tomorrow
the next/following day

Note:
In some cases the backshift of tenses is not necessary, e.g. when statements are still true.
John: "My brother is at Leipzig university."
John said that his brother was at Leipzig university. or
John said that his brother is at Leipzig university.
or
Mandy: "The sun rises in the East."
Mandy said that the sun rose in the East. or
Mandy said that the sun rises in the East.

Reported questions

If you put a question into Reported speech there are some steps which are the same like in reported statements(changing of the person, backshift of tenses, changing of expressions of time).
In Reported speech there is no question anymore, the sentence becomes a statement.
That's why the word order is: subject - verb

Question without question words (yes/no questions):
Peter: "Do you play football?" - Peter asked me whether (if) I played football.
Question with question words:
Peter: "When do you play football?" - Peter asked me when I played football.

Reported commands

If you put a command into Reported speech there are some steps which are the same like in reported statement (changing of the person, backshift of tenses, changing of expressions of time).

The form is mostly: form of to tell + to + infinitive.
Affirmative commands
Negative commands
Father: "Do your homework."
Teacher. "Don't talk to your neighbour."
Father told me to do my homework.
The teacher told me not to talk to my neighbour.

Minggu, 24 Oktober 2010

Mengapa Air Hujan Bisa Membuat Kita Sakit?

Sebenarnya yang membuat kita merasa sakit adalah karena adanya perbedaan suhu pada tubuh kita. Kalau kita kehujanan, misalnya yang kena hujan kepala maka bagian kepala akan lebih dingin dibandingkan bagian tubuh yang lain. Maka kita akan merasa ada "kelainan" pada kepala kita. Kita lalu bilang "kepala kita pusing".

http://www.mikaiel.com/wp-content/uploads/2010/02/hujan2.jpg

Begitupun kalau tengkuk kita terus menerus kena angin, misalnya pas lagi duduk dekat jendela, kita akan merasa ada kelainan ditengkuk kita. Namun kalau seluruh tubuh kita kehujanan, sebetulnya kita tidak akan sakit.

Karena seluruh tubuh kita mempunyai suhu yang sama. Apalagi kalau kita bermain, tubuh kita akan mengeluarkan enegi yang akan diubah menjadi panas. Dengan begitu suhu badan kita yang panas bisa menangkal suhu dingin yang disebabkan guyuran air hujan.
 
Maka dianjurkan, kalau kita sehabis terguyur hujan, sebaiknya kita mandi air hangat, agar suhu kita cepat kembali normal.
 
Tekanan udara yang rendah seperti hujan, mendung dan kelembaban tinggi terbukti menjadi pemicu sakit kepala pada anak-anak. Menurunnya tekanan udara telah ikut menurunkan kekebalan tubuh meski belum diketahui persis penyebabnya.

Dalam sebuah studi, peneliti melibatkan 25 anak-anak dan remaja yang memiliki riwayat penyakit migrain dan sakit kepala kronis. Peneliti menemukan, anak-anak cederung lebih sering sakit kepala saat cuaca hujan atau kelembabannya lebih tinggi dari biasanya.

Partisipan yang ikut dalam studi ini hampir 3 kali lebih memungkinkan menderita sakit kepala ketika cuaca hujan atau kelembaban tinggi dibandingkan saat kondisi udaranya kering.

Pada studi tersebut, peneliti memberikan anak-anak komputer genggam yang dapat merekam gejala sakit kepala selama dua minggu. Setelahnya peneliti membandingkan informasi tersebut dengan kondisi cuaca yang ada saat itu.

Studi yang dipimpin oleh Dr Mark Connely dari Children's Mercy Hospital and Clinics di Kansas City, Missouri ini melengkapi penelitian sebelumnya yang menggunakan metode kurang tepat. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam jurnal Headache.

Hasil penelitian secara keseluruhan didapat selama periode hujan anak-anak memiliki kemungkinan menderita gejala sakit kepala sebesar 59 persen dibandingkan dengan cuaca kering yang hanya sebesar 21 persen.

Sedangkan pada kondisi kelembaban tinggi di atas rata-rata kemungkinan sakit kepala sebesar 58 persen dibandingkan saat kelembaban normal yang hanya 22 persen.

'Hasil ini memberikan pegangan bagi anak-anak agar dapat mencegah serangan sakit kepala saat musim hujan. Tapi kami belum mengetahui dengan pasti mengapa hujan dan kelembaban yang tinggi dapat memicu sakit kepala pada anak-anak,' ujar Dr Connelly, seperti dikutip dari Reuters.

Perbedaan Bunga Bangkai dan Bunga Raflesia Arnoldi


Rafflesia arnoldii

Merupakan tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis.


Tumbuhan ini endemik di Pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini.

Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat. Di Pulau Jawa tumbuh hanya satu jenis patma parasit, Rafflesia patma.

Bunga merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma.

Satu-satunya bagian yang bisa disebut sebagai "tanaman" adalah jaringan yang tumbuh di tumbuhan merambat Tetrastigma. Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik bergantung pada jenis kelamin bunga, jantan atau betina.

Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga. Bunga hanya berumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Presentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi.

 

Bunga Bangkai

Disebut juga suweg raksasa atau batang krebuit (nama lokal untuk fase vegetatif), Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatera, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia, meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatera) dapat menghasilkan bunga setinggi 5m.


Namanya berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat penyerbuk bagi bunganya. Di alam tumbuhan ini hidup di daerah hutan hujan basah. Bunga bangkai adalah bunga resmi bagi Provinsi Bengkulu.

Tumbuhan ini memiliki dua fase dalam kehidupannya yang muncul secara bergantian, fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif muncul daun dan batang semunya. Tingginya dapat mencapai 6m. Setelah beberapa waktu (tahun), organ vegetatif ini layu dan umbinya dorman.

Apabila cadangan makanan di umbi mencukupi dan lingkungan mendukung, bunga majemuknya akan muncul. Apabila cadangan makanan kurang tumbuh kembali daunnya.

Bunganya sangat besar dan tinggi, berbentuk seperti lingga (sebenarnya adalah tongkol atau spadix) yang dikelilingi oleh seludang bunga yang juga berukuran besar. Bunganya berumah satu dan protogini: bunga betina reseptif terlebih dahulu, lalu diikuti masaknya bunga jantan, sebagai mekanisme untuk mencegah penyerbukan sendiri.

Kondisi Darah Manusia Ketika Berdoa, Sedih, Takut dan Jatuh Cinta | Apa Kabar Dunia

Kondisi Darah Manusia Ketika Berdoa, Sedih, Takut dan Jatuh Cinta | Apa Kabar Dunia

Rabu, 20 Oktober 2010

RASA NASIONALIS KITA HILANG?

    Waduh gawat demo sekarang ini semakin anarkis. Mahasiswa yang diaanggap kaum intelektual mlah kayak preman pasar jadi IN-TELEK. Merusak apa saja yang ada di depan mereka, orasi cinta Indonesia tapi barang dari Indonesia dihancurkan semuaSaya lihat di televisi ad pakar politik bicar bangsa kita ini rasa nasionalisnya sudah hampir hilang

Gawat...gawat...gawat

    Bangsa sendiri saja sudah hilang rasa nasinalisnya bagaimana dengan orang keturunan atau naturalisasi?
Misal, jika ada survei apakah anda cinta negeri ini pasti orang pribumi langsung jawab iya meskipun mereka bersikap anarkis. Begitu juga warga naturalisasi pasti jawab iya karena tidak mungkin menjadi warga Indonesia tanpa mencintai bangsa ini.

    Tetapi jika pertanyaannya menjadi bagaimana jika dalam keadaan perang bangsa Anda menyerang bangsa Indonesia Anda akan membelah siapa?
Bukannya saya meragukan mereka tpi kita sendiri jika sudah tidak cinta bangsa sendiri bagaimana kita bisa menjaga bangsa sendiri


Ya Allah lindungilah bangsa kami ini, hukumlah kami jika kami bersalah. Ampunilah mereka yang membenci bangsa yang ku cinta ini. Dan semoga lebih banyak lagi orang yang rasa nasionalismenyatinggi.
AMIN.

PERLUKAH FACEBOOK BAGI KITA SEKARANG INI?

Narsis di Facebook boleh-boleh saja namun jangan sampai itu mengundang kejadian yang merugikan. Ternyata banyak hal sepele yang biasa dilakukan di Facebook dan jejaring sosial lainnya yang bisa mengundang masalah.

Sehari tanpa Facebook atau Twitter untuk banyak orang sekarang seperti kehilangan sesuatu yang berarti dalam hidupnya. Website jejaring sosial ini sudah menjadi bagian sehari-hari.Apalagi untuk mengaksesnya tak selalu harus berkutat di depan komputer, melalui handphone pun akses keduanya bisa dilakukan. Setelah itu, ribuan teman ada di depan mata.

Ke mana pun kita melangkah, update status bisa dilakukan. Jadi keluarga atau teman akan tahu kita sedang berada di mana dan sedang apa dari website-website ini. Begitu pun kalau kita ingin menengok kabar kerabat lain, tinggal buka saja account Facebook-nya, kabar segera terjawab.


Di rumah mungkin semua anggota keluarga yang sudah cukup umur sudah punya account Facebook atau Twitter. Kita tahu siapa teman-teman anggota keluarga kita. Jika kita penasaran terhadap seorang teman, yang katakanlah terlihat agak mencurigakan, kita bisa melihat profilnya. Hidup ini begitu transparan!

Tetapi keterbukaan semacam ini tak selamanya menyenangkan. Niat kita mungkin baik, tetapi selalu saja ada pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkannya. Banyak cerita, penggunajejaring sosial yang ditipu teman yang baru dikenalnya lewat internet. Tak hanya korban harta, ada juga yang korban nyawa.

Nah, hal apa saja yang harus dihindari dalam hal ber-Facebook, Twitter, dan sejenisnya, yang kira-kira akan merugikan kita dan keluarga? Seperti dilansir Yahoo Finance baru-baru ini, ada enam hal yang tak boleh dilakukan dalam ber-Facebook (juga Twitter dan sejenisnya) agar terhindar dari berbagai tindakan yang merugikan.

- Mengisi tempat dan tanggal lahir
Kedengarannya ini mungkin sepele. Tapi dari hasil penelitian Carnegie Mellon, suatu lembaga penelitian, tanggal dan tempat lahir merupakan sesuatu yang paling banyak digunakan untuk password yang berhubungan dengan, misalnya, bank. Ini bisa dipahami karena tanggal dan tempat lahir paling mudah diingat.

- Rencana liburan
Ini hal yang membahayakan. Apalagi jika kita mencantumkan alamat rumah kita dengan jelas dan merinci jadwal keberangkatan kita. Tentu, ini merupakan undangan yang menggiurkan bagi penjahat. Intinya, jangan mengumbar rencana liburan atau bepergian dengan rinci di account jejaring sosial.

- Alamat rumah
Suatu riset yang diselenggarakan oleh Ponemon Institute menunjukkan bahwa 40% dari pengguna jejaring sosial mencantumkan alamat rumahnya dengan jelas. Namun bayangkan jika tiba-tiba saja ada orang yang datang ke rumah karena ia tahu alamat itu setelah melihat accountkita di Facebook. Bagaimana jika itu penjahat, tukang hipnotis atau lainnya yang bermaksud jahat?Karena itu mencantumkan alamat rumah dengan jelas di Facebook disebut berisiko.

- Membuat pengakuan
Apakah kita tidak menyukai pekerjaan kita, membenci sesuatu yang dilakukan istri atau suami, membenci tetangga atau siapapun? Facebook bukanlah tempat untuk menumpahkan unek-unek. Jangan buat pengakuan di sini. Sudah banyak cerita, seseorang dipecat dari pekerjaannya atau bercerai dari pasangannya karena pengakuan yang menyakitkan di Facebook. Intinya, mengaku di Facebook tak dianjurkan karena seperti "berteriak" di depan orang banyak. Semua orang akan mendengarnya.

- Password gampang ditebak

Apa password yang Anda pilih adalah password yang mudah diingat (seperti "12345" / "password") atau mudah ditebak (karena informasinya bisa didapatkan di profil kita)? Bisa dibayangkan jika ada penjahat yang mengintip dan intens mengincar kita, misalnya karena mau menggasak uang kita di bank. Ia akan mendapatkan password dengan mudah, untuk menjalankan aksinya. Karena itu, jangan buat password yang bisa ditebak dari profil kita atau mudah diingat.

- Tingkah laku
Mungkin sekarang belum begitu populer. Tetapi tingkah laku kita yang berisiko bisa-bisa fatal. Hal yang sekarang sedang meningkat perhatiannya adalah berhubungan dengan asuransi. Bagi mereka yang suka mengelabui asuransi dengan menyertakan data yang bukan sebenarnya, hati-hati ...kebohongan bisa terbongkar! Dulu asuransi sulit melacak kondisi profil klien atau calon klien mereka yang sebenarnya sehingga kerap calon nasabah yang seharusnya ditolak karena memiliki risiko di luar lingkup yang dipertanggungkan bisa lolos. Sekarang dengan melacak update-an status-nya, atau menelusuri foto-fotonya kebohongan itu akan terungkap.

Nah, apakah Anda dan keluarga sudah cukup hati-hati saat ber-Facebook atau nge-tweet? Sebaiknya pertimbangkan kiat-kiat di atas!

Selasa, 19 Oktober 2010

Bagian Termanis

Saat kita menulis dan tenggelam dalam suatu tulisan, kita mungkin saja akan lelah. Adakalanya kita merasa bingung dan terheran, karena kita tidak pernah tahu bagaimana kita bisa seperti ini. Menulis, berimajinasi, dan bahkan, tidak bisa berhenti.

Dan saat kita lelah menulis, ingatlah bagian termanis dari menulis. Kata-kata awal yang kalian tuliskan itulah yang termanis, karena ia akan membawamu ke keadaan yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya, percayalah!!